Telusuri
24 C
id
  • Spill Beranda
  • Spill Nasional
  • Spill Regional
  • Spill Peristiwa
  • Spill Trending
  • Spill Politik
  • Spill Hukum
  • Spill Pendidikan
  • Spill Bisnis
  • Spill Tokoh
  • Spill Olahraga
  • Spill Budaya
SpillNews
Telusuri
SpillNews
Buy template blogger
Beranda Headline pendidikan Regional Cuma Nambah 3 Siswa, Pihak SMAN 3 Cikampek Sebut Anggaran PPDB Rp90 Jutaan untuk Konsumsi
Headline pendidikan Regional

Cuma Nambah 3 Siswa, Pihak SMAN 3 Cikampek Sebut Anggaran PPDB Rp90 Jutaan untuk Konsumsi

SpillNews
SpillNews
27 Apr, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KARAWANG - Dugaan ketidakwajaran dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di SMAN 3 Cikampek mencuat, dan angkanya bikin publik langsung mode mikir keras.

Berdasarkan data Kemendikbud RI pada platform khusus Jaga KPK, ditemukan anomali besar di mana anggaran operasional melonjak drastis, sementara pertumbuhan jumlah siswa tercatat sangat stagnan. Kombinasi ini jelas mengundang pertanyaan soal efisiensi dan transparansi penggunaan dana negara.

Kejanggalan pertama terlihat pada pos anggaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Pada tahun 2024, sekolah dengan total 881 siswa ini menghabiskan Rp61.485.500 untuk PPDB. Namun, pada tahun 2025, saat jumlah siswa diperkirakan hanya naik tipis menjadi 884 siswa, anggaran PPDB justru melonjak menjadi Rp90.615.000.

Artinya, terjadi kenaikan anggaran PPDB sebesar Rp29,1 juta hanya untuk mengelola pertumbuhan netto sebanyak 3 orang siswa. Netizen boleh santai, tapi angka segini bikin banyak pihak bertanya: ini efisiensi atau justru sebaliknya?.

Pihak sekolah melalui Humas, Sita, berdalih bahwa anggaran tersebut hanya habis untuk kebutuhan logistik.

"Penggunaan dana BOS hanya untuk konsumsi panitia saja yang nilainya tidak sebegitu fantastis, serta ATK seperlunya," klaimnya saat dikonfirmasi awak media, Senin (27/4/2026).

Namun, dengan total anggaran sebesar itu, jika dikalkulasi per kepala siswa baru, beban yang ditanggung negara menjadi sangat tidak rasional hanya untuk sekadar "nasi kotak" dan alat tulis. Pada tahun 2024, biaya PPDB per siswa baru berada di kisaran Rp142.300, sementara di tahun 2025 melonjak menjadi sekitar Rp209.700 per siswa.

Kenaikan sekitar Rp67.000 per siswa ini dinilai janggal, mengingat sistem PPDB saat ini sudah berbasis daring (online) yang seharusnya mampu memangkas biaya operasional panitia di lapangan. Alih-alih turun, justru terlihat naik signifikan.

Persoalan lain yang tak kalah menyita perhatian ada di pos Pemeliharaan Sarana dan Prasarana. Meski jumlah siswa hanya bertambah 3 orang, biaya pemeliharaan sekolah justru terus meroket. Pada tahun 2025, dana pemeliharaan menyedot Rp520.415.800, atau sekitar 39 persen dari total Dana BOS setahun. Angka ini naik Rp71,7 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

Temuan ini tampak tidak sejalan dengan pernyataan pihak sekolah.

"Dana Bos sudah kita kelola sesuai penggunaannya, untuk pemeliharaan mak 20 persen dan untuk perpustakaan 10 persen. Yang lain sesuai kebutuhan dan rambu-rambu," jelas Sita melalui pesan WhatsApp-nya.

"Sedangkan untuk PPDB tidak ada pungutan. Semua gratis. Penggunaan dana bos hanya untuk konsumsi panitia saja yg nilainya tidak sebegitu fantastis. Serta ATK seperlunya saja," imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci yang mampu menjawab selisih angka-angka tersebut secara komprehensif. Kondisi ini membuka ruang bagi publik dan pihak berwenang untuk melakukan penelusuran lebih lanjut, agar pengelolaan dana pendidikan benar-benar transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

SpillNews bilang: kalau angka udah beda jauh, publik wajar nanya. Tinggal sekarang, siapa yang berani jawab dengan data yang lebih terang. (***)
Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement







Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

SpillNews- Juni 19, 2026 0
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi
KARAWANG - Polemik yang menyeret nama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, terus bergulir. Namun kali ini kubu Muhana angkat suara dan memilih…

Most Popular

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

Juni 17, 2026
5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

Juni 17, 2026
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Juni 19, 2026

Recent Comments

Editor Post

Dugaan Penggelapan Dana Koperasi, Eks Karyawan Pindodeli Mengadu ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang

Dugaan Penggelapan Dana Koperasi, Eks Karyawan Pindodeli Mengadu ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang

April 28, 2026
Kades Bengle Lia Amallia Fokus Tuntaskan Pelayanan Masyarakat dan Studi Doktoral

Kades Bengle Lia Amallia Fokus Tuntaskan Pelayanan Masyarakat dan Studi Doktoral

April 29, 2026
Bocil TK IT Bintang Serasi Indah Tampil Gemes Maksimal, Kompaknya Nggak Main Sampai Borong Tropi Porseni

Bocil TK IT Bintang Serasi Indah Tampil Gemes Maksimal, Kompaknya Nggak Main Sampai Borong Tropi Porseni

April 29, 2026

Popular Post

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

Juni 17, 2026
5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

Juni 17, 2026
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Juni 19, 2026

Populart Categoris

SpillNews

About Us

Di tengah banjir informasi yang serba cepat, SpillNews.id hadir dengan satu fokus utama: menyajikan berita terkini yang faktual, relevan, dan bisa dipertanggungjawabkan. Kami paham, publik hari ini butuh berita yang cepat tayang, tapi itu saja tidak cukup. Berita juga harus jelas sumbernya, kuat datanya, dan jujur narasinya. Karena itu, spill versi kami bukan gosip atau bocor-bocoran, melainkan mengungkap fakta berbasis kerja jurnalistik.

Follow Us

© Theme by Mustafid
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Redaksi
  • About Us