Headline
pendidikan
Regional
199 Kepsek Dilantik, Bupati Karawang Warning Keras Soal BOS dan Pungli
KARAWANG - Topik transparansi dan integritas pengelolaan duit sekolah lagi panas, tapi kali ini bukan sekadar omongan. Di Plaza Pemda, Jumat (24/4/2026) pagi, ratusan kepala sekolah resmi dilantik dengan satu pesan yang kebaca jelas: kerja bener, kelola bersih, jangan coba-coba nyimpang.
Sebanyak 199 kepala sekolah resmi dilantik, terdiri dari 191 kepala SD, 9 kepala SMP, serta satu kepala satuan pendidikan lainnya. Pelantikan ini merupakan lanjutan dari agenda serupa yang sebelumnya telah digelar pada 2 April 2026. Jadi bukan gerakan dadakan, tapi langkah yang konsisten buat ngerapihin sistem dari dalam.
Masuk ke inti, Bupati Karawang langsung pasang garis tebal soal dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Nggak ada ruang abu-abu, semuanya harus transparan dan tepat guna.
"Jangan sampai ada penyimpangan dana BOS. Jangan dzalim. Gunakan sepenuhnya untuk kepentingan sekolah dan kemajuan pendidikan," tegasnya di hadapan para kepala sekolah yang baru dilantik.
Dan ini bukan sekadar ngomong keras. Bupati juga ngasih konteks yang bikin pesannya makin kuat: pemerintah daerah sudah all out memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik. Gaji jelas, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) juga terus meningkat. Artinya, alasan buat "main belakang" makin nggak punya tempat.
"Gaji sudah jelas, TPP juga meningkat. Sekarang tugas utama adalah menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan memberikan layanan pendidikan terbaik," lanjutnya.
Nggak berhenti di BOS, isu pungutan liar alias pungli juga kena sorot. Bupati ngingetin tegas, jangan sampai kepercayaan publik ke sekolah rusak gara-gara praktik yang nggak profesional. Sekolah harus jadi tempat belajar yang bersih, bukan malah bikin orang tua mikir dua kali.
Dari kacamata kebijakan, pelantikan ini bukan cuma soal jabatan, tapi bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Karawang buat ngegas kualitas SDM lewat pendidikan. Kuncinya satu: kepemimpinan sekolah yang bersih, akuntabel, dan fokus ke pelayanan.
Arahannya jelas dan konsisten, dana BOS harus tepat sasaran, transparan, dan kerasa dampaknya buat siswa. Pemerintah hadir bukan cuma ngasih aturan, tapi juga ngejaga supaya sistemnya tetap sehat.
Singkatnya, ini bukan cuma pelantikan, tapi momen penegasan. Bupatinya tampil tegas, pesannya lugas, dan arahnya jelas: pendidikan Karawang harus naik level, tapi caranya tetap bersih dan berintegritas. (***)
Via
Headline

Posting Komentar