Modus Chat Ngaku Admin Jasa Pengiriman, Sekali Scan Saldo Korban Lenyap
SUBANG - Zaman sekarang, bukan cuma paket yang bisa nyasar, tapi juga saldo rekening. Seorang warga Subang harus gigit jari setelah terjebak modus penipuan berkedok admin jasa pengiriman. Ceritanya klasik, tapi korbannya nyata: sekali scan, saldo langsung lenyap.
Peristiwa ini dialami Mamah N, warga Dusun Sakurip, Desa Tanjung, Kabupaten Subang, Jumat (30/1/2026). Awalnya, korban menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal yang sok profesional dan mengaku sebagai admin jasa pengiriman.
Isi chat-nya bikin panik. Pelaku menyebut ada "kesalahan data" dan paket belanja online korban diklaim tertukar dengan pelanggan lain. Solusi langsung ditawarkan, seolah-olah semuanya bisa beres dalam hitungan menit.
Masalahnya, solusi versi pelaku nggak lewat kantor resmi, nggak lewat aplikasi ekspedisi, tapi lewat chat WhatsApp.
Karena khawatir rugi, korban mengikuti arahan yang diberikan. Pelaku kemudian mengirimkan sebuah barcode dan meminta korban memindainya melalui aplikasi m-banking milik suami.
"Katanya biar uang bisa kembali, saya disuruh scan barcode," ujar korban, Jumat (30/1/2026).
Alih-alih uang kembali, saldo justru tersedot sebesar Rp2 juta. Nggak ada notifikasi paket, nggak ada pengembalian dana, yang ada cuma rekening mendadak sepi.
Begitu sadar sudah masuk jebakan, korban mencoba menghubungi kembali nomor WhatsApp pelaku. Namun nomor tersebut sudah tidak bisa dihubungi dan korban langsung diblokir. Upaya menghubungi lewat nomor lain juga tidak mendapat respons. Pelaku lenyap, saldo ikut menghilang.
Kasus ini jadi pengingat keras buat masyarakat, khususnya para pemburu diskon dan pecinta belanja online: admin jasa pengiriman tidak pernah meminta scan QR, barcode, kode OTP, apalagi akses m-banking lewat chat pribadi.
Kalau ada chat sok membantu, bahas paket tertukar, lalu ujung-ujungnya minta scan atau data perbankan, satu kata: skip. Lebih baik cek langsung ke kanal resmi atau datang ke kantor layanan terkait.
Soalnya satu hal yang pasti, paket masih bisa dicari, tapi saldo yang sudah lenyap belum tentu kembali. (***)

Posting Komentar