Telusuri
24 C
id
  • Spill Beranda
  • Spill Nasional
  • Spill Regional
  • Spill Peristiwa
  • Spill Trending
  • Spill Politik
  • Spill Hukum
  • Spill Pendidikan
  • Spill Bisnis
  • Spill Tokoh
  • Spill Olahraga
  • Spill Budaya
SpillNews
Telusuri
SpillNews
Buy template blogger
Beranda Headline Regional Harga Gabah Rp2.500 Dikeluhkan Petani di Medsos, Kinerja Bulog Karawang Disorot Lagi
Headline Regional

Harga Gabah Rp2.500 Dikeluhkan Petani di Medsos, Kinerja Bulog Karawang Disorot Lagi

SpillNews
SpillNews
29 Jan, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Ilustrasi Petani Dalam Video

KARAWANG - Media sosial lagi-lagi jadi tempat curhat petani. Kali ini datang dari Karawang. Sebuah video berdurasi 62 detik yang beredar luas di grup Facebook Karawang Info memperlihatkan keluhan petani soal harga gabah yang terjun bebas ke angka Rp2.500 hingga Rp3.000 per kilogram.

Dalam video tersebut, seorang petani di Desa Neglasari, Kecamatan Tirtajaya, blak-blakan menyebut harga segitu ditawarkan langsung oleh tengkulak saat musim panen. Bukan cerita lama, bukan kabar burung, tapi kondisi yang dialami petani hari ini.

Masalahnya jelas, harga segitu bikin petani megap-megap. Biaya tanam dari pupuk, sewa alat, ongkos buruh, sampai perawatan sawah jelas nggak ketutup. Petani menyebut kondisi ini sebagai bentuk kerugian berlapis yang terus berulang tiap musim panen.

Yang bikin tambah nyesek, harga gabah justru kalah mahal dibanding dedak, limbah hasil penggilingan padi yang nilainya di pasaran lebih tinggi.

"Gabah kalah sama dedak. Kalau begini terus, petani bisa habis," ujar petani itu dalam video yang keburu viral

Video tersebut langsung memantik respons warganet. Kolom komentar dipenuhi keluhan serupa dari petani lain di Karawang dan sekitarnya. Banyak yang menilai anjloknya harga gabah terjadi karena petani tak punya pilihan selain menjual ke tengkulak.

Di titik ini, perhatian publik kembali mengarah ke Bulog Karawang. Sebab, musim panen seharusnya jadi momen negara hadir lewat penyerapan gabah sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Namun di lapangan, kehadiran itu dinilai belum terasa.

Dalam video itu, petani secara terbuka meminta Bulog diaktifkan kembali agar petani punya alternatif penjualan dan tidak terus ditekan harga.

"Bulog harusnya diaktifkan lagi. Pemerintah harus menanggulangi masalah petani di Karawang ini," katanya.

Menanggapi sorotan tersebut, Pimpinan Cabang Perum Bulog Karawang melalui keterangan via Humas menyatakan, telah melakukan penyerapan sebanyak 11.500 ton Gabah Kering Panen (GKP), sebagian besar dari wilayah terdampak banjir. Bulog menegaskan penyerapan dilakukan sesuai HPP Rp6.500 per kilogram.

"Petani dapat menjual gabah dengan menghubungi penyuluh pertanian, Babinsa, atau call center pengadaan agar dilakukan penjemputan oleh Tim Jemput Pangan," dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).

Selain itu, Bulog mengimbau petani melakukan panen sesuai umur tanaman dan penanganan pascapanen yang baik.

Namun fakta di lapangan masih menyisakan tanda tanya. Jika penyerapan dan harga HPP berjalan efektif, mengapa keluhan harga gabah Rp2.500 masih terus muncul di media sosial? Di sinilah kinerja Bulog Karawang kembali menjadi sorotan publik. (***)
Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Dukungan Maksimal Bupati Karawang Saat Akreditasi, RSUD Rengasdengklok Mampu Memenuhi Standar Nasional

SpillNews- Maret 02, 2026 0
Dukungan Maksimal Bupati Karawang Saat Akreditasi, RSUD Rengasdengklok Mampu Memenuhi Standar Nasional
KARAWANG - Bupati Karawang bikin gerak cepat dengan melakukan kunjungan kerja ke RSUD Rengasdengklok, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap proses akreditasi…

Most Popular

MBG Karawang Disorot, "Main Anggaran" Bisa Kena UU Tipikor

MBG Karawang Disorot, "Main Anggaran" Bisa Kena UU Tipikor

Februari 26, 2026
MBG Berujung "Bau Tak Sedap", Praktisi Hukum Ingatkan Kelalaian Siap-Siap Pidana

MBG Berujung "Bau Tak Sedap", Praktisi Hukum Ingatkan Kelalaian Siap-Siap Pidana

Februari 26, 2026
Lomba Semarak Bulan Ramadhan, Polres Karawang Borong Juara di Polda Jabar

Lomba Semarak Bulan Ramadhan, Polres Karawang Borong Juara di Polda Jabar

Februari 26, 2026

Recent Comments

Editor Post

Studi Wakaf Masjid Agung Karawang, Menakar dan Meluruskan Kekeliruan DKM Versi DMI Jabar

Studi Wakaf Masjid Agung Karawang, Menakar dan Meluruskan Kekeliruan DKM Versi DMI Jabar

Februari 15, 2026
MBG Karawang Disorot, "Main Anggaran" Bisa Kena UU Tipikor

MBG Karawang Disorot, "Main Anggaran" Bisa Kena UU Tipikor

Februari 26, 2026
Diduga Nekat Turun Koljem CKM–Johar, Kontainer Terguling Timpa Sedan, Jalur Bawah Auto Lumpuh

Diduga Nekat Turun Koljem CKM–Johar, Kontainer Terguling Timpa Sedan, Jalur Bawah Auto Lumpuh

Februari 15, 2026

Popular Post

MBG Karawang Disorot, "Main Anggaran" Bisa Kena UU Tipikor

MBG Karawang Disorot, "Main Anggaran" Bisa Kena UU Tipikor

Februari 26, 2026
MBG Berujung "Bau Tak Sedap", Praktisi Hukum Ingatkan Kelalaian Siap-Siap Pidana

MBG Berujung "Bau Tak Sedap", Praktisi Hukum Ingatkan Kelalaian Siap-Siap Pidana

Februari 26, 2026
Lomba Semarak Bulan Ramadhan, Polres Karawang Borong Juara di Polda Jabar

Lomba Semarak Bulan Ramadhan, Polres Karawang Borong Juara di Polda Jabar

Februari 26, 2026

Populart Categoris

SpillNews

About Us

Di tengah banjir informasi yang serba cepat, SpillNews.id hadir dengan satu fokus utama: menyajikan berita terkini yang faktual, relevan, dan bisa dipertanggungjawabkan. Kami paham, publik hari ini butuh berita yang cepat tayang, tapi itu saja tidak cukup. Berita juga harus jelas sumbernya, kuat datanya, dan jujur narasinya. Karena itu, spill versi kami bukan gosip atau bocor-bocoran, melainkan mengungkap fakta berbasis kerja jurnalistik.

Follow Us

© Theme by Mustafid
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Redaksi
  • About Us