Telusuri
24 C
id
  • Spill Beranda
  • Spill Nasional
  • Spill Regional
  • Spill Peristiwa
  • Spill Trending
  • Spill Politik
  • Spill Hukum
  • Spill Pendidikan
  • Spill Bisnis
  • Spill Tokoh
  • Spill Olahraga
  • Spill Budaya
SpillNews
Telusuri
SpillNews
Buy template blogger
Beranda bisnis Headline Regional Gabah Masih Dikeluhkan Petani, Ketua AMKI Pertanyakan Serapan Bulog Karawang
bisnis Headline Regional

Gabah Masih Dikeluhkan Petani, Ketua AMKI Pertanyakan Serapan Bulog Karawang

SpillNews
SpillNews
30 Jan, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Gambar Hanya Ilustrasi

KARAWANG - Musim panen harusnya bikin petani senyum. Tapi yang kejadian di Karawang malah sebaliknya. Harga gabah masih bikin geleng-geleng kepala. Di medsos, keluhan petani berseliweran. Ada yang jual gabah cuma Rp2.500 per kilogram, padahal pemerintah sudah pasang Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilo.

Di tengah kondisi itu, Bulog Karawang tetap pede. Mereka klaim sudah menyerap 11.500 ton Gabah Kering Panen (GKP) sesuai HPP. Masalahnya, cerita di sawah nggak seindah laporan.

Sejumlah petani mengaku terpaksa melepas gabah ke tengkulak karena Bulog tak kunjung muncul saat panen. Seorang petani asal Kecamatan Pedes bilang, gabah basah miliknya cuma laku Rp5.000 per kilogram.

"Gabah masih basah, saya jual ke tengkulak Rp5.000 per kilo. Bulog belum datang sampai sekarang," katanya.

Drama harga gabah juga terjadi di Wilayah Babawangan, Kecamatan Lemahabang. Di sana, harga gabah acak-acakkan. Ada yang Rp4.000, ada Rp5.000, paling tinggi Rp6.000. Seorang penggarap sawah berinisial A menyebut bagian bawonnya cuma dibayar Rp4.000 per kilo. Sementara pemilik sawah berinisial H.U ngaku harga gabahnya turun jadi Rp5.000 setelah sawah keburu terendam banjir. Padahal, di awal panen masih sempat dibeli Rp6.000.

Fakta-fakta ini bikin tanda tanya gede soal klaim Bulog. Apalagi Bulog menyebut sebagian besar gabah yang diserap berasal dari wilayah terdampak banjir dan tetap masuk kategori Gabah Kering Panen.

Ketua Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Karawang, Endang Nupo, ikut angkat suara. Menurutnya, data serapan Bulog nggak bisa cuma diumumkan sepihak tanpa penjelasan detail.

"Kalau lahannya kena banjir tapi disebut Gabah Kering Panen, standar dan mekanisme penilaiannya harus dibuka. Jangan sampai istilah teknis dipakai buat nutupin kondisi di lapangan," ujar Endang, Jumat (30/1/2026).

Endang juga nyeletuk soal pengawasan Bulog saat panen. Katanya, kalau penyerapan benar-benar jalan, petani nggak akan jual gabah di bawah HPP.

"Kalau penyerapan efektif, petani nggak mungkin jual di bawah Rp6.500. Ini bukan soal pasar, tapi soal Bulog hadir atau enggak," tegasnya.

Menurut Endang, selama pengawasan cuma berhenti di laporan dan angka-angka, petani bakal terus kepepet dan bergantung pada tengkulak tiap musim panen.

Biar masalah ini nggak jadi drama tahunan, Endang mendorong DPRD Karawang bareng dinas teknis terkait buat segera membentuk satgas pengawas harga gabah. Satgas ini diminta turun langsung ke lapangan, ngawasin harga, dan pastiin kebijakan nggak cuma hidup di atas kertas.

"Tanpa pengawasan aktif, kebijakan cuma jadi administrasi. Satgas ini langkah minimum supaya negara beneran hadir dan petani nggak terus jadi korban," tandas Endang. (***)

Via bisnis
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement







Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

SpillNews- Juni 19, 2026 0
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi
KARAWANG - Polemik yang menyeret nama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, terus bergulir. Namun kali ini kubu Muhana angkat suara dan memilih…

Most Popular

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

Juni 17, 2026
5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

Juni 17, 2026
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Juni 19, 2026

Recent Comments

Editor Post

Dugaan Penggelapan Dana Koperasi, Eks Karyawan Pindodeli Mengadu ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang

Dugaan Penggelapan Dana Koperasi, Eks Karyawan Pindodeli Mengadu ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang

April 28, 2026
Kades Bengle Lia Amallia Fokus Tuntaskan Pelayanan Masyarakat dan Studi Doktoral

Kades Bengle Lia Amallia Fokus Tuntaskan Pelayanan Masyarakat dan Studi Doktoral

April 29, 2026
Bocil TK IT Bintang Serasi Indah Tampil Gemes Maksimal, Kompaknya Nggak Main Sampai Borong Tropi Porseni

Bocil TK IT Bintang Serasi Indah Tampil Gemes Maksimal, Kompaknya Nggak Main Sampai Borong Tropi Porseni

April 29, 2026

Popular Post

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

Juni 17, 2026
5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

Juni 17, 2026
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Juni 19, 2026

Populart Categoris

SpillNews

About Us

Di tengah banjir informasi yang serba cepat, SpillNews.id hadir dengan satu fokus utama: menyajikan berita terkini yang faktual, relevan, dan bisa dipertanggungjawabkan. Kami paham, publik hari ini butuh berita yang cepat tayang, tapi itu saja tidak cukup. Berita juga harus jelas sumbernya, kuat datanya, dan jujur narasinya. Karena itu, spill versi kami bukan gosip atau bocor-bocoran, melainkan mengungkap fakta berbasis kerja jurnalistik.

Follow Us

© Theme by Mustafid
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Redaksi
  • About Us