Headline
Regional
Sinkronkan Program, Komisi III DPRD Karawang Sorot Sampah Jalupang yang Tak Kunjung Beres
KARAWANG – Bukan cuma soal angka-angka di atas kertas. Di balik maraton pembahasan Pra Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (Pra KUA-PPAS) 2027, Komisi III DPRD Kabupaten Karawang juga mulai "nguliti" sederet persoalan yang sampai hari ini masih bikin warga geleng-geleng kepala. Salah satunya? Urusan sampah di TPA Jalupang.
Komisi III bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini tengah menyelaraskan program kerja agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sekaligus realistis dengan kemampuan keuangan daerah.
Ketua Komisi III DPRD Karawang, Dedi Indra Setiawan atau yang akrab disapa DIS, menegaskan pembahasan ini bukan sekadar formalitas tahunan. Semua program dinas dikuliti satu per satu supaya nggak ada yang melenceng dari arah pembangunan daerah.
"Kami menyelaraskan program-program dinas agar benar-benar sesuai dengan RPJMD, jangan sampai ada ketidaksesuaian antara perencanaan di tingkat dinas dengan arah kebijakan daerah. Selain itu, kami juga menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang ada saat ini," ujar DIS, Rabu (22/7/2026).
Sejumlah mitra kerja sudah bergantian duduk di meja pembahasan. Mulai dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Namun, agenda belum sepenuhnya kelar. Pembahasan dengan PUPR terpaksa di-reschedule ke Jumat lantaran adanya penyesuaian agenda dari pihak dinas. Meski bertepatan dengan jadwal Work From Home (WFH), Komisi III memastikan rapat tetap jalan.
"PRKP lanjutan dan BPKAD sudah berjalan, sementara untuk PUPR kita jadwalkan susulan hari Jumat ini karena kesibukan mereka. Meskipun hari Jumat nanti bertepatan dengan jadwal WFH, rapat tetap akan kami laksanakan demi mengejar target penyelesaian sebelum dibawa ke Banggar," katanya.
Yang menarik, di tengah pembahasan anggaran itu muncul satu isu yang langsung mencuri perhatian, yakni persoalan TPA Jalupang.
Maklum saja, urusan sampah masih jadi salah satu keluhan yang paling sering terdengar dari masyarakat Karawang. Karena itu, Komisi III menjadikan penanganan TPA Jalupang sebagai salah satu prioritas yang harus mendapat perhatian dalam penyusunan anggaran tahun depan.
Bukan cuma TPA, proyek Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di kawasan Jalupang juga ikut dikawal.
Saat ini proyek tersebut masih berada pada tahap pengurukan lahan. Pembangunan fisiknya direncanakan mulai tahun depan dan ditargetkan rampung pada 2028 melalui dua tahap pekerjaan.
DIS berharap pembangunan IPLT bisa berjalan beriringan dengan penataan kawasan TPA sehingga penyelesaian persoalan lingkungan di Jalupang tidak dilakukan setengah-setengah.
"Fokus besar kami di Komisi III tentu salah satunya adalah penyelesaian persoalan di TPA Jalupang, mengingat banyak sekali keluhan masyarakat terkait sampah di Karawang. Untuk IPLT, jalurnya juga kita dorong agar pembangunannya bisa terintegrasi langsung di area Jalupang sehingga pengerjaannya bisa selesai secara bersamaan," jelasnya.
Komisi III menargetkan seluruh pembahasan Pra KUA-PPAS bersama mitra kerja segera rampung agar rekomendasi yang dihasilkan bisa langsung dibawa ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD.
Sebab, buat warga Karawang, yang ditunggu bukan cuma rapat selesai. Tapi juga bukti kalau tumpukan sampah di Jalupang pelan-pelan ikut selesai. (***)
Via
Headline

Posting Komentar