Headline
Regiona
Kades Bengle Lia Amallia Fokus Tuntaskan Pelayanan Masyarakat dan Studi Doktoral
KARAWANG - Kepala Desa Bengle, Lia Amallia, S.Pd., M.Pd., menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pelayanan kepada masyarakat hingga akhir masa jabatannya, sembari fokus menyelesaikan studi program Doktoral (S3) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Seiring dengan itu, Lia juga dipastikan tidak akan kembali maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Karawang yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.
Keputusan ini diambil seiring berakhirnya masa jabatan Lia pada periode saat ini. Alih-alih lanjut kontestasi, ia memilih fokus menyelesaikan studi program Doktoral (S3) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), sekaligus memberi ruang lebih bagi kehidupan pribadi bersama keluarga.
"Saya memutuskan tidak maju kembali pada Pilkades tahun ini. Ingin fokus menyelesaikan studi yang sedang dijalani di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada program Doktoral (S3), dan fokus pada kehidupan pribadi bersama ke keluarga," ujar Lia, Rabu (29/4/2026).
Menjelang tahapan Pilkades, suasana mulai terasa "menghangat". Sejumlah nama tokoh masyarakat mulai bermunculan sebagai bakal calon, bikin dinamika politik desa ikut bergerak.
Di tengah situasi itu, sempat beredar isu yang mengaitkan Lia dengan dukungan kepada kandidat tertentu. Isu ini pun langsung jadi perbincangan di tengah masyarakat.
Namun, Lia langsung menegaskan tidak ada dukungan kepada pihak manapun. Ia juga memastikan tidak ada praktik "estafet" dalam kontestasi Pilkades Bengle.
"Saya tidak mendukung atau menitipkan calon kepada siapapun. Semua punya hak yang sama untuk maju," katanya.
Bagi Lia, Pilkades bukan sekadar kontestasi, tapi juga ruang demokrasi yang terbuka sekaligus bagian dari pembelajaran hukum bagi masyarakat. Karena itu, ia menekankan pentingnya pelaksanaan yang sesuai prinsip Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia (Luber).
Ia pun mengapresiasi siapapun warga yang memiliki niat untuk berkontribusi membangun Desa Bengle.
"Saya mengapresiasi siapapun yang ingin memajukan Desa Bengle. Itu adalah niat baik untuk pembangunan desa," jelasnya.
Nggak cuma itu, Lia juga membuka ruang komunikasi bagi para bakal calon untuk berdiskusi dan bertukar gagasan demi kemajuan desa ke depan.
"Kami terbuka untuk diskusi dan sharing gagasan. Siapapun yang nantinya dipercaya masyarakat, itulah yang terbaik," katanya.
Di tengah dinamika yang makin terasa, Lia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi tetap adem dan kondusif agar tahapan Pilkades berjalan lancar tanpa gesekan.
"Mari kita jaga suasana tetap kondusif agar Pilkades nanti berjalan dengan lancar," tandas Lia.
Sebagai informasi, Pilkades serentak Kabupaten Karawang pada November 2026 akan menjadi momentum pergantian kepemimpinan di 67 desa, termasuk Desa Bengle yang masa jabatan kepala desanya berakhir tahun ini. (***)
Via
Headline

Posting Komentar