Headline
Regional
Ketua APDESI Karawang Belum Dilantik, SK Nunggu Seragam atau Nunggu Berani?
![]() |
| Gambar Ilustrasi |
KARAWANG – Hampir setahun berlalu sejak Margono terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC APDESI Kabupaten Karawang. Tapi sampai sekarang, Surat Keputusan (SK) yang jadi "tiket resmi" kepengurusannya belum juga nongol. Yang jalan duluan justru tanda tanya.
Efeknya? Program organisasi disebut ikut ketahan. Anggota mulai bertanya-tanya, publik ikut penasaran. Ini organisasi mau gas atau masih loading?
Seperti diketahui, Margono resmi terpilih dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-4 APDESI Karawang di Hotel Batiqa, Kamis (16/10/2025). Muscab berlangsung lancar dan dibuka langsung oleh Kepala DPMD Kabupaten Karawang, Saepulloh.
Sayangnya, setelah euforia aklamasi lewat, cerita berikutnya justru serasa di-pause.
Para awak media sudah mencoba menghubungi Margono, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, untuk meminta penjelasan soal belum terbitnya SK dan kepastian jadwal pelantikan. Pesan WhatsApp dikirim, telepon juga dilakukan. Hasilnya? Masih zonk.
Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun keterangan resmi.
Nah, plot twist datang dari Ketua DPD APDESI Jawa Barat, Sukarya WK. Ia membenarkan kalau SK memang belum diterbitkan.
"Ya, kalau kami menunggu. Beberapa kali sempat kami menanyakan kapan akan dilantik, tapi jawaban Margono belum siap dengan alasan seragam," ungkap Sukarya WK, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, mekanisme organisasi memang mengatur bahwa SK akan diserahkan bersamaan dengan pelantikan.
"DPD itu akan menyerahkan SK pada saat pelantikan, jadi silakan saja persiapkan pelantikannya kapan," tegasnya.
Saat ditanya apakah ada alasan lain di balik molornya pelantikan, Sukarya mengaku tidak mengetahui secara pasti.
Namun kalimat penutupnya sukses bikin publik ikut mikir.
"Kita SK-kan, silakan siapkan pelantikan, karena program pasti terganggu begitupun juga anggota," katanya.
Lalu disusul pernyataan Sukarya yang bikin tanda tanya makin tebal.
"Ya, kami tidak tahu alasan lain apa, mungkin belum berani saja kali," tandasnya.
Sementara itu, suara dari internal APDESI Karawang mulai terdengar. Seorang anggota aktif yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku heran dengan kondisi organisasi yang seperti menggantung tanpa kepastian.
"Terus terang kami bingung, sudah hampir setahun sejak aklamasi di Batiqa tapi kok pelantikan belum jelas dan SK belum keluar? Imbasnya sangat terasa, program kerja yang seharusnya jalan untuk mendampingi isu-isu desa jadi terhambat total. Fokus kita kan harusnya realisasi program kerja untuk kemajuan desa, bukan terjebak di urusan seremonial yang menggantung seperti ini," keluhnya.
Kalau memang tinggal urusan seragam, publik tentu berharap persoalan ini segera selesai. Sebab yang ditunggu anggota bukan lagi foto-foto pelantikan, melainkan organisasi yang benar-benar bekerja.
Sampai berita ini tayang, ruang hak jawab tetap terbuka bagi Margono apabila ingin memberikan penjelasan atau klarifikasi. (***)
Via
Headline

Posting Komentar