Headline
Regional
AMKI Jabar Sambangi BPBPK, Gas Pol Bangun Kolaborasi Biar Informasi Pembangunan Makin Nyampe
BANDUNG – Bukan cuma jago bikin berita, Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Jawa Barat juga terus tancap gas membangun jejaring. Kali ini, organisasi media tersebut menyambangi Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat di Jalan Turangga Nomor 5, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Kamis (16/7/2026).
Kunjungan dipimpin langsung Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi didampingi Sekretaris, Eko Junanto. Kehadiran mereka disambut Kepala BPBPK Jawa Barat, M. Reva Sastrodiningrat bersama Kepala Subbagian Tata Usaha, Airin, dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Agenda ini bukan sekadar ngopi dan silaturahmi. Ada misi besar di balik pertemuan tersebut, yakni memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan kemitraan antara organisasi media dengan instansi pemerintah agar informasi pembangunan bisa tersampaikan secara lebih luas, objektif, dan mudah dipahami masyarakat.
Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi, menegaskan kunjungan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergitas kedua belah pihak.
"Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan kemitraan yang konstruktif antara AMKI Jawa Barat dengan BPBPK Jawa Barat. Kami berharap hubungan baik ini dapat terus terjalin demi mendukung penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat secara objektif, akurat, dan berimbang," ujar Catur Azi.
Gayung pun bersambut. Kepala BPBPK Jawa Barat, M. Reva Sastrodiningrat, mengapresiasi kunjungan jajaran pengurus AMKI Jawa Barat. Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menyampaikan berbagai program pembangunan.
Ia berharap komunikasi dan kerja sama yang sudah terjalin dapat terus diperkuat sehingga mampu mendorong keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap program-program pemerintah, khususnya di bidang penataan bangunan, prasarana, dan kawasan.
Pertemuan kemudian ditutup dengan diskusi ringan namun berbobot mengenai berbagai peluang kolaborasi ke depan. Semangatnya satu: menghadirkan informasi pembangunan yang edukatif, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat, karena kolaborasi yang solid bakal bikin informasi publik makin ngebut sampai ke masyarakat tanpa kehilangan akurasi. (***)
Via
Headline

Posting Komentar