Headline
Regional
Ulah Oknum Kasubag Umpeg Bikin Geger Parkiran Basement, Askun Sentil Pedas Gaya Sok Kuasa
KARAWANG - Drama birokrasi lagi-lagi bikin geleng kepala. Kali ini datang dari ulah oknum Kasubag Umpeg di DPMPTSP Karawang yang dinilai "kebablasan mode berkuasa" saat negur wartawan di parkiran basement Gedung Pemda II.
Pemerhati kebijakan publik dan pemerintahan, Asep Agustian yang akrab disapa Askun (Asep Kuncir), langsung tancap gas kasih kritik pedas tanpa rem. Menurutnya, ini bukan sekadar soal gaya ngomong yang zonk, tapi udah masuk level mindset birokrasi yang bahaya kalau dibiarkan.
"Pertanyaannya, kalau mental seperti ini naik jabatan? Baru Kasubag sudah bertindak seolah berkuasa, Bagaimana kalau jadi Kadis? Dia paham tidak sih tupoksi Kasubag Umpeg, atau jangan-jangan merangkap jabatan sebagai petugas parkir, atau sebagai tukang dorong-dorong mobil, atau nyambi sebagai keamanan basement," ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Pedas? Jelas. Tapi bukan tanpa alasan. Askun menilai, kejadian ini nunjukin ada yang keliru dari cara pandang sebagai ASN. Harusnya melayani, bukan malah berasa "penguasa wilayah".
"Ini bukan sekadar salah ucap. Ini soal cara pandang. ASN itu pelayan publik, bukan 'penjaga wilayah' yang bisa seenaknya menegur tanpa dasar kewenangan," sindirnya tajam.
Yang bikin makin runyam, yang ditegur itu bukan orang sembarangan, wartawan yang lagi kerja. Di situ ada fungsi kontrol publik, bukan sekadar parkir santai.
"Yang dihadapi itu bukan masyarakat biasa saja, tapi insan pers. Ada fungsi kontrol di sana. Kalau cara komunikasinya seperti ini, wajar publik bertanya: ada apa dengan kualitas pelayanan kita?," lanjutnya.
Askun juga nggak mau kasus ini selesai ala "adem ayem internal". Menurut dia, kalau berani bikin aksi di ruang publik, ya harus siap tanggung jawab juga di ruang publik.
"Kalau berani menegur di ruang publik, maka harus berani juga meminta maaf di ruang publik. Jangan diam-diam selesai di internal. Ini menyangkut kepercayaan publik," tegas Askun.
Bukan cuma itu, dia juga dorong ada langkah tegas biar nggak jadi kebiasaan buruk di birokrasi.
"Jangan sampai kasus seperti ini dianggap sepele. Saya minta kepada BKPSDM untuk mengevaluasi Oknum Pejabat seperti ini, bila perlu pindahkan tugasnya dari Gedung Pemda II," tandasnya.
Kronologi singkatnya, seorang wartawan lagi rehat di dalam mobil yang terparkir di basement Gedung Pemda II Karawang. Tiba-tiba datang oknum Kasubag Umpeg DPMPTSP tersebut, dan menegur dengan cara yang dinilai tidak beretika.
Masalahnya, secara kewenangan, yang bersangkutan juga bukan pihak yang punya otoritas ngatur parkiran di lokasi tersebut.
Kasus ini langsung jadi sorotan. Ujungnya, Kepala DPMPTSP mengakui ada kesalahan dan sudah menyampaikan permohonan maaf secara kelembagaan.
Tapi ya itu, publik sekarang sudah kadung ngeh-gaya "sok kuasa" begini jelas bukan hal yang bisa dianggap receh. (***)
Via
Headline

Posting Komentar