PCNU Karawang Gaspol! Spill Bantuan Kemensos Buat Warga Terdampak Banjir
KARAWANG - Banjir datang, bantuan jangan telat. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Karawang langsung gaspol turun ke lapangan, nyalurin ribuan paket bantuan dari Kementerian Sosial RI buat warga yang terdampak banjir di sejumlah titik.
Bantuan yang di-spill ini bukan kaleng-kaleng. Isinya ada 500 paket makanan siap saji, 150 selimut, 150 kasur, 100 paket pakaian anak, 150 family kit, plus 100 tenda gulung. Semua logistik dikirim dari Gudang Induk Kemensos Bekasi dan nyampe ke PCNU Karawang pada Minggu, 25 Januari 2026.
Salah satu lokasi yang kebagian spill bantuan ada di Gang Mawar 3 RT 04 RW 04, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, wilayah yang cukup kena imbas banjir.
Ketua PCNU Karawang, Deden Permana nggak cuma mantau dari jauh. Bareng Lazisnu, Fatayat, Banser, dan badan otonom NU lainnya, ia turun langsung nyalurin bantuan ke warga. Penyerahan bantuan diterima secara simbolis oleh Camat Karawang Barat, Agus Somantri.
Agus Somantri pun angkat topi dan kasih apresiasi.
"Terimakasih kepada PCNU Karawang atas penyaluran bantuan ini. Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan meringankan beban warga terdampak banjir," ujarnya, Senin (26/1/2026).
Sementara itu, Deden Permana bilang, kehadiran PCNU di tengah warga bukan sekadar formalitas.
"Kami hadir untuk menyalurkan bantuan dari Menteri Sosial. Memang belum bisa nutup semua kebutuhan warga, tapi semoga ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir," ungkapnya.
Deden juga ikut nge-spill pujian buat Pemkab Karawang yang dinilai sigap menangani banjir. Menurutnya, Bupati Karawang gercep, bahkan turun langsung ke sejumlah lokasi terdampak.
"Untuk wilayah Tanjungmekar, meski tidak hadir langsung, Bupati mendelegasikan ke Camat Karawang Barat. Dan beliau responsif, aktif mantau kondisi warga," tambahnya.
Penyaluran bantuan berlangsung hangat, tanpa jarak. Ketua PCNU Karawang juga menyempatkan diri ngobrol langsung sama warga, dengerin curhat, dan memastikan bantuan benar-benar nyampe ke yang butuh. Intinya; banjir boleh datang, solidaritas jangan tenggelam. (***)

Posting Komentar