Belum Lama Menjabat Bupati Tapi Kerjanya Kerasa, H. Aep Saepulloh Digadang Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
KARAWANG - Baru setahunan menjabat, bahkan belum masuk setengah periode, tapi geliat kerjanya mulai terasa di Karawang. Dari kebijakan yang nyentuh warga sampai program yang dampaknya pelan-pelan kelihatan, nama Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mulai sering dibahas bukan sekedar karena jabatannya, tapi karena hasil kerjanya.
Kondisi itu kemudian memunculkan wacana pemberian Anggota Kehormatan KAHMI kepada Bupati Karawang. Wacana tersebut mendapat respons positif dari internal KAHMI.
Dewan Pakar Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Karawang, Lukman N. Iraz, menilai gagasan tersebut sebagai langkah yang positif dan relevan, dengan dasar penilaian yang objektif.
Menurut Lukman, dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun masa kepemimpinan, Bupati Karawang telah menunjukkan arah kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Arah kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan nilai-nilai perjuangan HMI dan KAHMI yang menjunjung kemaslahatan umat dan keadilan sosial.
"Keberpihakan kepada masyarakat kecil terlihat jelas, khususnya melalui penguatan sektor UMKM, serta komitmen di bidang pendidikan dengan peningkatan anggaran pendidikan, termasuk program Karawang Cerdas dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Lukman, Minggu (25/1/2026).
Selain sektor UMKM dan pendidikan, Lukman juga menyoroti pembangunan infrastruktur dan sektor-sektor strategis lainnya yang dinilai memberi manfaat langsung bagi masyarakat Karawang. Meski masa kepemimpinan Bupati Karawang masih tergolong singkat, hasil kerja dan dampaknya disebut sudah mulai dirasakan publik.
"Atas berbagai ikhtiar dan kerja-kerja tersebut, saya menyampaikan apresiasi. Walaupun masih seumur jagung, kinerja kepemimpinan Bupati Karawang sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.
Lukman menambahkan, pandangan tersebut disampaikan sebagai penilaian objektif sekaligus kontribusi pemikiran bagi KAHMI dalam menyikapi wacana penganugerahan anggota kehormatan, dengan tetap menjunjung tinggi independensi dan integritas organisasi.
Intinya, baru setahunan, belum setengah periode, tapi kerjanya sudah kelihatan. Soal gelar bisa dibahas, soal manfaat biar warga yang ngerasain langsung. (***)

Posting Komentar