Telusuri
24 C
id
  • Spill Beranda
  • Spill Nasional
  • Spill Regional
  • Spill Peristiwa
  • Spill Trending
  • Spill Politik
  • Spill Hukum
  • Spill Pendidikan
  • Spill Bisnis
  • Spill Tokoh
  • Spill Olahraga
  • Spill Budaya
SpillNews
Telusuri
SpillNews
Buy template blogger

Beranda Headline Nasional Regional Ratusan TKA Disorot, KAMI Sambangi Imigrasi Karawang Minta Dugaan Buruh Kasar Diusut
Headline Nasional Regional

Ratusan TKA Disorot, KAMI Sambangi Imigrasi Karawang Minta Dugaan Buruh Kasar Diusut

SpillNews
SpillNews
08 Jul, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KARAWANG – Isu ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang diduga mengisi pekerjaan buruh kasar bikin Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Kabupaten Karawang gerak cepat. Mereka menyambangi Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang buat menyampaikan aspirasi sekaligus meminta dugaan tersebut diusut hingga tuntas.

Ketua KAMI Kabupaten Karawang, Elyasa Budiyanto, mengatakan kedatangan mereka merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi ketenagakerjaan di Karawang yang dinilai masih menyisakan angka pengangguran cukup tinggi.

Menurutnya, KAMI mempertanyakan legalitas para TKA tersebut yang diduga bekerja pada pekerjaan yang sebenarnya dapat dikerjakan oleh tenaga kerja lokal.

"Kami prihatin karena di Karawang masih banyak masyarakat yang menganggur. Kalau pekerjaannya hanya pekerjaan kasar seperti ngelas, pasang keramik, pengecatan atau pekerjaan konstruksi lainnya, kenapa harus menggunakan tenaga kerja asing? Ini yang menjadi perhatian kami," ujar Elyasa, usai audiensi dengan Imigrasi, Rabu (8/7/2026).

Elyasa juga meminta pemerintah pusat hingga daerah memperhatikan persoalan tersebut, terlebih adanya informasi Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan salah satu perusahaan di Karawang dalam waktu dekat.

Selain itu, Elyasa menyoroti penggunaan visa oleh sebagian TKA yang diduga masuk menggunakan Visa C20 dengan alasan pemasangan maupun perawatan mesin.

"Kami ingin memastikan legalitas mereka. Jangan sampai fakta di lapangan berbeda dengan data yang dimiliki Imigrasi. Karena itu kami datang untuk melakukan sinkronisasi informasi," katanya.

Meski begitu, Elyasa mengaku mendapat penjelasan dari pihak Imigrasi bahwa pengawasan terhadap keberadaan orang asing masih terus dilakukan.

"Kami percaya Imigrasi sedang bekerja melakukan monitoring. Tapi kami juga akan terus mengawal persoalan ini sampai benar-benar jelas. Kalau memang ada pelanggaran, tentu harus ditindak sesuai aturan," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Intelijen Keimigrasian Kantor Imigrasi Karawang, Yudo, menjelaskan audiensi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi dari KAMI terkait dugaan pelanggaran keimigrasian.

Menurut Yudo, Imigrasi saat ini telah melakukan pendalaman terhadap informasi yang diterima, termasuk melakukan verifikasi dokumen serta pengawasan lapangan.

"Kami sudah melakukan pendalaman dan verifikasi terhadap dokumen-dokumen yang ada. Dugaan tersebut sedang kami telusuri apakah benar terjadi pelanggaran atau tidak," jelasnya.

Yudo menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, mayoritas warga negara asing di lokasi menggunakan Visa C20 yang diperuntukkan bagi kegiatan seperti pemasangan, perawatan maupun pengoperasian mesin.

"Saat kami melakukan pengecekan, mereka memang sedang melakukan setting mesin, dan pekerjaan yang berkaitan dengan instalasi mesin. Namun kami tetap mendalami apakah ada pekerjaan yang masuk kategori buruh kasar di luar ketentuan visa tersebut," jelas Yudo.

Ia menegaskan pengawasan akan terus dilakukan sesuai prosedur. Bila ditemukan pelanggaran keimigrasian, Imigrasi memastikan akan mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Aturan adalah aturan. Kalau nanti ditemukan adanya pelanggaran terhadap izin tinggal maupun izin bekerja, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Yudo menambahkan, jumlah TKA di kawasan tersebut bersifat dinamis karena keluar masuk pekerja terus berlangsung. Berdasarkan estimasi sementara, terdapat sekitar 300 warga negara asing yang berada di lokasi untuk proses pemasangan mesin.

Ia juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran keimigrasian agar dapat segera ditindaklanjuti petugas. (***)
Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement


Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Rencana Revitalisasi Pasar Telagasari, Komisi II DPRD Karawang Minta Pemdes Melengkapi Persyaratan dan Musyawarahkan Kembali Bersama Pedagang

SpillNews- Oktober 05, 2026 0
Rencana Revitalisasi Pasar Telagasari, Komisi II DPRD Karawang Minta Pemdes Melengkapi Persyaratan dan Musyawarahkan Kembali Bersama Pedagang
KARAWANG — Gelombang penolakan revitalisasi Pasar Telagasari akhirnya nemu titik terang di Gedung DPRD Karawang lewat Rapat Dengar Pendapat (RDP). Agenda seru…

Most Popular

Mantan HRD Buka Suara Soal Lahan Bekas Beesco Diduga Alih Fungsi Jadi Gudang, Askun Minta Bupati Karawang Turunkan Tim Sidak

Mantan HRD Buka Suara Soal Lahan Bekas Beesco Diduga Alih Fungsi Jadi Gudang, Askun Minta Bupati Karawang Turunkan Tim Sidak

Oktober 01, 2026
Mahasiswa FAI UNSIKA Geruduk Kampus, Push Kasus Internal Selesai Netral Tanpa Ditumpangi Eksternal

Mahasiswa FAI UNSIKA Geruduk Kampus, Push Kasus Internal Selesai Netral Tanpa Ditumpangi Eksternal

Oktober 01, 2026
Perubahan APBD Karawang 2026 Disahkan: Tunda Bayar Rp59,5 Miliar Lunas, Proyek Asal-asalan Auto-Coret!

Perubahan APBD Karawang 2026 Disahkan: Tunda Bayar Rp59,5 Miliar Lunas, Proyek Asal-asalan Auto-Coret!

September 30, 2026

Recent Comments

Editor Post

Dugaan Penggelapan Dana Koperasi, Eks Karyawan Pindodeli Mengadu ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang

Dugaan Penggelapan Dana Koperasi, Eks Karyawan Pindodeli Mengadu ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang

April 28, 2026
Kades Bengle Lia Amallia Fokus Tuntaskan Pelayanan Masyarakat dan Studi Doktoral

Kades Bengle Lia Amallia Fokus Tuntaskan Pelayanan Masyarakat dan Studi Doktoral

April 29, 2026
Mantan HRD Buka Suara Soal Lahan Bekas Beesco Diduga Alih Fungsi Jadi Gudang, Askun Minta Bupati Karawang Turunkan Tim Sidak

Mantan HRD Buka Suara Soal Lahan Bekas Beesco Diduga Alih Fungsi Jadi Gudang, Askun Minta Bupati Karawang Turunkan Tim Sidak

Oktober 01, 2026

Popular Post

Mantan HRD Buka Suara Soal Lahan Bekas Beesco Diduga Alih Fungsi Jadi Gudang, Askun Minta Bupati Karawang Turunkan Tim Sidak

Mantan HRD Buka Suara Soal Lahan Bekas Beesco Diduga Alih Fungsi Jadi Gudang, Askun Minta Bupati Karawang Turunkan Tim Sidak

Oktober 01, 2026
Mahasiswa FAI UNSIKA Geruduk Kampus, Push Kasus Internal Selesai Netral Tanpa Ditumpangi Eksternal

Mahasiswa FAI UNSIKA Geruduk Kampus, Push Kasus Internal Selesai Netral Tanpa Ditumpangi Eksternal

Oktober 01, 2026
Perubahan APBD Karawang 2026 Disahkan: Tunda Bayar Rp59,5 Miliar Lunas, Proyek Asal-asalan Auto-Coret!

Perubahan APBD Karawang 2026 Disahkan: Tunda Bayar Rp59,5 Miliar Lunas, Proyek Asal-asalan Auto-Coret!

September 30, 2026

Populart Categoris

SpillNews

About Us

Di tengah banjir informasi yang serba cepat, SpillNews.id hadir dengan satu fokus utama: menyajikan berita terkini yang faktual, relevan, dan bisa dipertanggungjawabkan. Kami paham, publik hari ini butuh berita yang cepat tayang, tapi itu saja tidak cukup. Berita juga harus jelas sumbernya, kuat datanya, dan jujur narasinya. Karena itu, spill versi kami bukan gosip atau bocor-bocoran, melainkan mengungkap fakta berbasis kerja jurnalistik.

Follow Us

© Theme by Mustafid
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Redaksi
  • About Us