Headline
Regional
Oknum Pegawai Larang Parkir di Basement Pemda II dengan Cara Tak Beretika, Wartawan: "di Jalan Parkir Liar Dibiarkan, di Sini Ribet"
KARAWANG - Lagi-lagi urusan parkir jadi drama. Kali ini bukan di pinggir jalan, tapi di Basement Gedung Pemda II Karawang. Seorang wartawan berinisial CA yang lagi kurang fit malah kena perlakuan yang dinilai "nggak etis" saat lagi istirahat di mobil.
Bukannya diajak komunikasi, mobil yang lagi nyala justru langsung didorong dari belakang.
"Tiba-tiba mobil saya didorong-dorong dari belakang, padahal saya ada di dalam dan mesin mobil sedang menyala," ungkap CA, Kamis (30/4/2026).
Buat CA, ini bukan sekadar soal geser-geser kendaraan, tapi cara yang dipakai.
"Kalau memang diminta bergeser, seharusnya diketuk kacanya dulu. Ini langsung didorong, itu berbahaya," ujarnya.
Yang bikin makin jadi sorotan, oknum pegawai di lokasi malah nyolot bawa-bawa nama atasan.
"Ini arahan Pak Kadishub, kendaraan pribadi tidak boleh parkir di basement," kata oknum tersebut.
Padahal kalau dilihat langsung di lokasi, kondisinya nggak se-tight itu.
"Masih ada ruang, mobil lain tetap bisa lewat. Posisi saya juga standby, kalau diminta geser pasti saya geser," ucapnya.
Walaupun sempat minta maaf, kesan yang ditinggalkan tetap nggak enak.
"Endingnya dia sudah minta maaf, tapi cara penyampaiannya tetap terkesan melarang dan tidak ramah," terangnya.
Nah, bagian ini yang paling "kena": perbandingan di lapangan.
"Di badan jalan masih sering terlihat parkir liar, bahkan kendaraan besar yang berpotensi mengganggu lalu lintas. Tapi di gedung pemerintah, kendaraan pribadi yang parkir sementara justru dipersoalkan," kata CA.
Dari situ, pertanyaan publik mulai muncul, ini sebenarnya aturan atau sekadar tafsir di lapangan?
"Gedung ini dibangun dari uang rakyat. Kalau kendaraan pribadi dilarang parkir di basement, apa dasar aturannya? Masyarakat berhak tahu," paparnya.
Kalau memang ada aturan, menurut CA harusnya jelas dari awal, bukan tiba-tiba "ditegakkan" dengan cara seperti ini.
"Kalau ada aturan, pasang saja pemberitahuan yang jelas. Jangan masyarakat atau tamu yang datang malah diperlakukan seperti ini," tegasnya.
CA juga kembali menegaskan, keberadaannya di lokasi bukan tanpa alasan.
"Saya ini sedang tugas, hanya istirahat sebentar karena kondisi kurang fit," tandasnya.
Urusan parkir yang kelihatannya sepele ini akhirnya melebar jadi soal pelayanan di ruang publik. Ketika parkir liar di jalan masih sering dibiarkan, tapi di fasilitas pemerintah justru terasa kaku, publik wajar kalau mulai mempertanyakan konsistensinya.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Perhubungan Karawang terkait kebijakan parkir kendaraan pribadi di Basement Gedung Pemda II. (***)
Via
Headline

Posting Komentar