Telusuri
24 C
id
  • Spill Beranda
  • Spill Nasional
  • Spill Regional
  • Spill Peristiwa
  • Spill Trending
  • Spill Politik
  • Spill Hukum
  • Spill Pendidikan
  • Spill Bisnis
  • Spill Tokoh
  • Spill Olahraga
  • Spill Budaya
SpillNews
Telusuri
SpillNews
Buy template blogger
Beranda bisnis Headline Regional Keluhan Petani Karawang Muncul Lagi, Harga Gabah Oleng Bulog Tak Terlihat
bisnis Headline Regional

Keluhan Petani Karawang Muncul Lagi, Harga Gabah Oleng Bulog Tak Terlihat

SpillNews
SpillNews
08 Feb, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Gambar Ilustrasi

KARAWANG - Petani kembali mengeluh, harga gabah oleng, Bulog tak kelihatan batang hidungnya. Musim panen datang, tapi senyum petani malah menghilang.

Petani berinisial OS asal Kecamatan Cibuaya, buka suara soal kondisi di lapangan. Menurutnya, harga gabah saat ini nggak punya arah dan cenderung bikin petani megap-megap. Harga terendah bahkan bisa nyentuh Rp3.500 per kilogram, sementara gabah kualitas bagus cuma dihargai sekitar Rp7.000. Ironisnya, pembeli harga segitu bukan Bulog.

"Harga gabah Rp3.500 paling bawah, ada juga Rp7.000 kalau gabah bagus, tapi yang beli Tengkulak," ujar OS, Minggu (8/2/2026).

Yang bikin tambah greget, Bulog disebut absen di masa panen kali ini. Padahal tahun lalu sempat turun ke lapangan, meski ujung-ujungnya petani memilih mundur karena harga yang ditawarkan dianggap nggak nutup modal.

"Tahun kemarin Bulog datang karena gabah bagus, tapi petani nggak mau jual. Harga nggak masuk, pupuk sama obat mahal. Akhirnya dijual ke penggiling atau tengkulak," ungkap OS.

OS menegaskan, Bulog seharusnya hadir langsung untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani, bukan sekadar mengklaim kondisi aman dari statement pemberitaan.

"Bulog harusnya turun ke petani buat jaga harga, jangan cuma klaim harga aman," tegasnya.

Keluhan serupa datang dari E, petani di wilayah lain. Ia menyebut harga gabah di daerahnya berada di kisaran Rp5.000 hingga Rp6.500 per kilogram, dan semuanya dibeli tengkulak. Lagi-lagi, Bulog tak terlihat.

"Kemarin ada harga Rp6.500 sama Rp5.000, tapi Bulog nggak datang. Tolong dicatat, Bulog nggak ngurus harga gabah di Desa Dongkal, Kecamatan Pedes, Karawang," kata E dengan nada kesal.

Beban petani makin berat karena faktor infrastruktur. Jalan rusak bikin ongkos angkut gabah melonjak, sementara harga jual justru terjun bebas.

"Petani sekarang susah. Harga gabah murah, jalan rusak, ongkos mahal, tapi Bulog sama pemerintah nggak turun," pungkasnya.

Kondisi ini kembali memunculkan harapan agar pemerintah dan Bulog benar-benar hadir di lapangan, bukan cuma naik di pemberitaan. Petani butuh perlindungan nyata, bukan janji yang terus diulang tiap musim panen. (***)

Via bisnis
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement







Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

SpillNews- Juni 19, 2026 0
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi
KARAWANG - Polemik yang menyeret nama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, terus bergulir. Namun kali ini kubu Muhana angkat suara dan memilih…

Most Popular

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

Juni 17, 2026
5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

Juni 17, 2026
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Juni 19, 2026

Recent Comments

Editor Post

Dugaan Penggelapan Dana Koperasi, Eks Karyawan Pindodeli Mengadu ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang

Dugaan Penggelapan Dana Koperasi, Eks Karyawan Pindodeli Mengadu ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang

April 28, 2026
Kades Bengle Lia Amallia Fokus Tuntaskan Pelayanan Masyarakat dan Studi Doktoral

Kades Bengle Lia Amallia Fokus Tuntaskan Pelayanan Masyarakat dan Studi Doktoral

April 29, 2026
Bocil TK IT Bintang Serasi Indah Tampil Gemes Maksimal, Kompaknya Nggak Main Sampai Borong Tropi Porseni

Bocil TK IT Bintang Serasi Indah Tampil Gemes Maksimal, Kompaknya Nggak Main Sampai Borong Tropi Porseni

April 29, 2026

Popular Post

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

Juni 17, 2026
5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

Juni 17, 2026
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Juni 19, 2026

Populart Categoris

SpillNews

About Us

Di tengah banjir informasi yang serba cepat, SpillNews.id hadir dengan satu fokus utama: menyajikan berita terkini yang faktual, relevan, dan bisa dipertanggungjawabkan. Kami paham, publik hari ini butuh berita yang cepat tayang, tapi itu saja tidak cukup. Berita juga harus jelas sumbernya, kuat datanya, dan jujur narasinya. Karena itu, spill versi kami bukan gosip atau bocor-bocoran, melainkan mengungkap fakta berbasis kerja jurnalistik.

Follow Us

© Theme by Mustafid
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Redaksi
  • About Us