Headline
Regional
Tokoh
Jalan Alternatif Desa Purwadana Mandek Gara-Gara Kabel Listrik, PLN Kok Slow Respon Banget?
KARAWANG - Drama infrastruktur kembali tayang. Pembangunan jalan alternatif di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, mendadak kaya sinetron, udah setting, udah siap alat berat, eh malah ke-hold gara-gara kabel listrik gede melintang manja di jalur proyek. Dan sampai sekarang, respons dari Perusahaan Listrik Negara alias PLN? Masih zonk.
Tokoh Pemuda Karawang, Lukman N. Iraz, bilang musibah jalan amblas di wilayahnya itu belum kelar ditangani. Tetapi akhirnya, Pemerintah Desa Purwadana putar otak buka jalan alternatif biar warga Kampung Sumedangan, Kampung Bobojong, Perumahan Festival sampai Golden nggak kejebak jadi warga "terisolasi by system". Swasta juga udah turun tangan. PT BMJE yang dikenal sebagai Djarum Super bahkan ngasih izin lahannya dipakai buat jalur sementara. Solid? Banget.
Masalahnya, pas alat berat mau gas kerja, eh ketemu kabel listrik raksasa nongkrong tepat di atas jalur. Safety first, alat berat nggak bisa asal sikat.
"Namun dalam prosesnya terkendala kabel listrik besar yang melintas tepat di jalur pekerjaan, sehingga alat berat tidak bisa bekerja maksimal karena faktor keselamatan," ujar Lukman, Senin (23/2/2026).
Surat resmi udah dikirim Pemdes Purwadana ke PLN sejak Rabu (18/2/2026) pekan lalu. Isinya minta langkah teknis atau penanganan kabel biar proyek lanjut. Tapi sampai berita ini diturunkan, belum ada balasan. Ghosting level infrastruktur.
Padahal, kata Lukman, pemerintah daerah, provinsi sampai pusat lewat Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) gercep merespons musibah jalan amblas.
"Pemerintah daerah, provinsi sampai pusat melalui BBWS sudah merespons. Namun untuk persoalan kabel listrik ini belum ada respons dari PLN," tegasnya.
Imbasnya? Mobil belum bisa lewat, ekonomi warga melambat, pelayanan pendidikan ikut kena getahnya, bahkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ikut terdampak. Jalan alternatif yang harusnya jadi penyelamat malah jadi wacana tertahan kabel.
Warga cuma minta PLN jangan cuma bikin terang rumah, tapi juga terangin nasib akses jalan mereka. Respons cepat, langkah konkret, kabel beres, alat berat jalan, warga senang. Sesimpel itu, kan? PLN. (***)
Via
Headline


Posting Komentar