Telusuri
24 C
id
  • Spill Beranda
  • Spill Nasional
  • Spill Regional
  • Spill Peristiwa
  • Spill Trending
  • Spill Politik
  • Spill Hukum
  • Spill Pendidikan
  • Spill Bisnis
  • Spill Tokoh
  • Spill Olahraga
  • Spill Budaya
SpillNews
Telusuri
SpillNews
Buy template blogger
Beranda Headline Regional Muara Sungai Tangkolak Dangkal, Nelayan Tradisional Berharap Tindakan Pemerintah
Headline Regional

Muara Sungai Tangkolak Dangkal, Nelayan Tradisional Berharap Tindakan Pemerintah

SpillNews
SpillNews
10 Jan, 2026 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Muara Sungai Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang.

KARAWANG - Nelayan tradisional di kawasan Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, mengeluhkan kondisi muara Sungai Tangkolak yang kian mengalami pendangkalan. Kondisi tersebut dinilai sangat menghambat aktivitas melaut dan proses sandar perahu nelayan.


Pendangkalan muara memaksa para nelayan menunda keberangkatan hingga air laut pasang. Pasalnya, kedalaman aliran sungai saat surut hanya berkisar sekitar 20 sentimeter, sehingga berisiko tinggi membuat perahu tradisional kandas.

Salah seorang nelayan Tangkolak, Dama Saputra, mengungkapkan bahwa sedimentasi di muara sungai semakin parah akibat pasir yang terbawa gelombang laut dan mengendap di aliran sungai.

"Sedimentasi ini makin parah. Gelombang laut mudah masuk ke muara dan membawa pasir, sehingga aliran sungai semakin dangkal," ujar Dama kepada awak media, Sabtu (10/1/2026).

Ia menjelaskan, setelah melaut, perahu-perahu nelayan harus bergantian untuk bisa masuk ke aliran Sungai Tangkolak dan bersandar di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Bahkan, tidak jarang para nelayan harus saling membantu dengan cara mendorong perahu dari muara hingga ke lokasi sandar.

"Kondisi ini sangat menyedihkan. Kami harus bergiliran dan mendorong perahu dari muara sampai TPI. Selain melelahkan, prosesnya juga memakan waktu lama," katanya.

Menurut Dama, pendangkalan muara Sungai Tangkolak kini telah mencapai sekitar 60 persen dari total lebar muara yang dipenuhi sedimen pasir. Akibatnya, kapal nelayan berukuran di atas 5 Gross Ton (GT) tidak dapat keluar-masuk muara.

"Kalau satu perahu berlayar, perahu lain jadi sulit masuk atau keluar. Kami harus saling membantu agar tidak kandas," ungkapnya.

Dama pun berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan tersebut.

"Kami sangat berharap ada tindakan segera dari pemerintah. Laut adalah sumber penghidupan utama kami, dan kondisi ini sangat mengganggu aktivitas nelayan," tutupnya. (***)
Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement







Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

SpillNews- Juni 19, 2026 0
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi
KARAWANG - Polemik yang menyeret nama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, terus bergulir. Namun kali ini kubu Muhana angkat suara dan memilih…

Most Popular

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

Juni 17, 2026
5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

Juni 17, 2026
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Juni 19, 2026

Recent Comments

Editor Post

Dugaan Penggelapan Dana Koperasi, Eks Karyawan Pindodeli Mengadu ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang

Dugaan Penggelapan Dana Koperasi, Eks Karyawan Pindodeli Mengadu ke Tim Hukum Jabar Istimewa Karawang

April 28, 2026
Kades Bengle Lia Amallia Fokus Tuntaskan Pelayanan Masyarakat dan Studi Doktoral

Kades Bengle Lia Amallia Fokus Tuntaskan Pelayanan Masyarakat dan Studi Doktoral

April 29, 2026
Bocil TK IT Bintang Serasi Indah Tampil Gemes Maksimal, Kompaknya Nggak Main Sampai Borong Tropi Porseni

Bocil TK IT Bintang Serasi Indah Tampil Gemes Maksimal, Kompaknya Nggak Main Sampai Borong Tropi Porseni

April 29, 2026

Popular Post

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

ISNU Karawang Mulai Disusun Bukan Buat Pajangan Pengurus Diminta Langsung Gerak

Juni 17, 2026
5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

5 Tahun Numpang Kontrakan Yayasan Ini Tetap Istiqomah Cetak Generasi Qurani

Juni 17, 2026
Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Askun Beri Ultimatum 3X24 Jam Tak Ada Permintaan Maaf Atau Jalur Kekeluargaan, Kadishub Karawang Siap Lapor Polisi

Juni 19, 2026

Populart Categoris

SpillNews

About Us

Di tengah banjir informasi yang serba cepat, SpillNews.id hadir dengan satu fokus utama: menyajikan berita terkini yang faktual, relevan, dan bisa dipertanggungjawabkan. Kami paham, publik hari ini butuh berita yang cepat tayang, tapi itu saja tidak cukup. Berita juga harus jelas sumbernya, kuat datanya, dan jujur narasinya. Karena itu, spill versi kami bukan gosip atau bocor-bocoran, melainkan mengungkap fakta berbasis kerja jurnalistik.

Follow Us

© Theme by Mustafid
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Redaksi
  • About Us