Stadion Singaperbangsa Full Zona Olahraga, Jalur Sekolah Mentari Ilmu Dialihkan
KARAWANG - Stadion Singaperbangsa kini full disulap jadi zona olahraga. Bukan lagi jalur numpang lewat kendaraan. Jalur menuju stadion ditutup, sementara akses ke sekolah dialihkan supaya aktivitas tetap jalan tanpa ribet.
Kepastian ini ditegaskan Pemerintah Kabupaten Karawang usai menggelar rapat koordinasi lintas sektor terkait pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan stadion. Fokusnya yakni stadion harus rapi, aman, dan nyaman untuk olahraga masyarakat.
Rapat tersebut digelar Hari Senin (2/2/2026), dihadiri lengkap oleh Dinas PUPR, Dinas Perhubungan (Dishub), PJT II, Satlantas Polres Karawang, Pemerintah Kecamatan Karawang Timur, Kelurahan Karawang Wetan, tokoh masyarakat, hingga perwakilan SMP IT Mentari Ilmu yang berada di sekitar area stadion.
Rakor dipimpin langsung oleh Asisten Daerah (Asda) I Setda Karawang bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Ridwan Salam. Ia mengungkapkan, jika penutupan jalur di kawasan stadion merupakan bagian dari penataan fungsi ruang kota.
"Stadion Singaperbangsa ke depan difokuskan penuh sebagai zona olahraga. Karena itu, akses dan lalu lintasnya perlu diatur agar aktivitas olahraga masyarakat tidak terganggu," ujarnya, Senin (2/2/2026).
Dikatakan Ridwan, kebijakan tersebut bukan keputusan sepihak, melainkan hasil koordinasi lintas sektor.
"Akses warga sekitar, termasuk sekolah dan pengguna jalan lainnya, tetap kami perhatikan," tegas Ridwan.
Keberadaan SMP IT Mentari Ilmu menjadi salah satu perhatian utama dalam pembahasan. Aktivitas pendidikan yang berlangsung setiap hari dipastikan tetap mendapat akses aman dan lancar.
Kepala Dishub Karawang, Muhana, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan solusi konkret.
"Akan dibuka jalur alternatif baru dengan membangun jalan di tepi irigasi Johar yang langsung menuju sekolah atau terhubung ke Jalan Soka," jelasnya.
Skema ini disiapkan sebagai solusi jangka panjang agar kawasan stadion tetap steril, sementara akses pendidikan dan arus lalu lintas tetap terjaga. Selain itu, Dishub juga melakukan pengalihan arus kendaraan.
"Pengguna jalan diarahkan melalui jalur Tarum KW 5 menuju Jalan Wijayakusuma untuk menghindari kepadatan di sekitar stadion," terang Muhana.
Tak berhenti di situ, Jalan Wijayakusuma juga masuk agenda pembenahan. Targetnya jelas, arus lalu lintas lebih tertib, kemacetan berkurang, dan potensi kecelakaan bisa ditekan.
"Kami merencanakan perbaikan dan pelebaran jalan, pemasangan rambu, serta sosialisasi lanjutan agar masyarakat memahami jalur alternatif yang disiapkan," tambahnya.
Dari pihak sekolah, perwakilan manajemen SMP IT Mentari Ilmu, Daud Maulana, menyatakan dukungan terhadap kebijakan penataan stadion.
"Kami mendukung Stadion Singaperbangsa dijadikan zona olahraga, dengan catatan akses bagi siswa, orangtua, dan tenaga pendidik tetap diperhatikan," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan penataan kawasan stadion dan pengalihan jalur ini akan terus dievaluasi melalui koordinasi lintas sektor sebelum diterapkan secara penuh. (***)

Posting Komentar